Nilaidari a 2 2 me h a B π ε = B adalah 5.292 × 10 -11 m dan jarak ini dapat ditinjau sebagai ukuran dari sebuah atom hidrogen. Energi total E dari sebuah elektron adalah penjumlahan dari energi kinetik mv 2 2 dan energi potensialnya U. Energi potensial Ur dari sebuah elektron di bawah pengaruh gaya Coulomb dalam suku sisi kiri pada
Semakintinggi tingkat ikatan, semakin sulit sebagai melepaskan ikatan karena lebih banyak suatu energi diperlukan sebagai melepaskannya. Nilai energi atom ini adalah jumlah energi pengikat atom-atom dalam molekul. Sebagai molekul kovalen yang terdiri dari dua atom, misalnya H2, N2, O2, atau HI dengan ikatan tunggal, energi atomisasi sama
Padasuatu piramida energi, energi yang tersedia pada suatu level akan semakin berkurang pada level yang lebih tinggi. Andaikan pada level bawah (produsen) tersedia 10.000 kilokalori, maka energi yang tersedia pada konsumen tingkat 2 adalah . 8.000.
mn= massa neutron (sma) me = massa elektron (sma) Z = jumlah proton dalam inti atom. (A - Z) = jumlah neutron pada inti atom. m ZAX = massa inti atom. Menurut hasil pengukuran yang teliti jika massa 1 sma berubah menjadi energi setara dengan energi sebesar 931,5 MeV (Mega elektron volt) atau 1 sma = 931,5 MeV.
Semakintinggi tingkat pengembalian maka semakin tinggi pula risiko Semakin. Semakin tinggi tingkat pengembalian maka semakin. School SMAN 1 Magelang - Magelang City; Course Title FINANCE MISC; Uploaded By shintyaafrilia2017. Pages 10 Ratings 100% (1) 1 out of 1 people found this document helpful;
Jikadiperlukan energi 48eV untuk memindahkan muatan melalui beda potensial 12 V, tentukan muatan yang terlibat. a. 6 x 10-19 C. b. 6.4 x 10-19 C. c. 7,6 x 10-19 C. d. 7.8 x 10-19 C. Jawaban: b . Pilihan Ganda. 1. Semakin tinggi tingkat level energi sebuah atom maka : a. Semakin kecil orbitnya . b. Semakin besar orbitnya. c. Semakin banyak
. Seperti yang Anda ingat pada pelajaran kimia, atom terdiri dari elektron yang mengorbit di sekitar inti. Namun, elektron tidak dapat memilih orbit yang mereka inginkan. Mereka dibatasi untuk mengorbit hanya pada tingkat energi tertentu. Elektron dapat melompat dari satu tingkat energi ke tingkat energi lainnya, tetapi elektron tidak dapat memiliki orbit dengan energi selain tingkat energi yang diizinkan. Mari kita lihat atom paling sederhana, atom hidrogen netral. Tingkat energinya diberikan dalam diagram di bawah ini. Sumbu x menunjukkan tingkat energi elektron yang diizinkan dalam atom hidrogen, dinomori dari 1 hingga 5. Sumbu y menunjukkan masing-masing energi level dalam volt elektron eV. Satu elektron volt adalah energi yang diperoleh elektron ketika ia bergerak melalui beda potensial satu volt 1 eV = 1,6 x 10^-19 Joule. Elektron dalam atom hidrogen harus berada di salah satu tingkat energi yang diizinkan. Jika sebuah elektron berada di tingkat energi pertama, elektron harus memiliki energi tepat eV. Jika berada di level energi kedua, harus memiliki energi sebesar -3,4 eV. Sebuah elektron dalam atom hidrogen tidak dapat memiliki -9 eV, -8 eV atau nilai lain di antaranya. Katakanlah elektron ingin melompat dari tingkat energi pertama, n = 1, ke tingkat energi kedua n = 2. Tingkat energi kedua memiliki energi lebih tinggi daripada yang pertama, jadi untuk bergerak dari n = 1 ke n = 2, elektron perlu mendapatkan energi. Diperlukan gain – = eV energi untuk mencapai tingkat energi kedua. Elektron dapat memperoleh energi yang dibutuhkan dengan menyerap cahaya. Jika elektron melompat dari tingkat energi kedua ke tingkat energi pertama, elektron akan mengeluarkan energi dengan memancarkan cahaya. Atom menyerap atau memancarkan cahaya dalam paket diskrit yang disebut foton, dan setiap foton memiliki energi yang pasti. Hanya foton dengan energi tepat eV dapat diserap atau dipancarkan ketika elektron melompat antara tingkat energi n = 1 dan n = 2. Energi yang dibawa oleh foton bergantung pada panjang gelombangnya. Karena foton yang diserap atau dipancarkan oleh elektron yang melompat di antara n = 1 dan n = 2 tingkat energi harus tepat memiliki energi 10,2 eV, cahaya yang diserap atau dipancarkan harus memiliki panjang gelombang yang pasti. Panjang gelombang ini dapat ditemukan dari persamaan E = hc / l, di mana E adalah energi foton dalam eV, h adalah konstanta Planck 4,14 x 10^-15 eV s dan c adalah kecepatan cahaya 3 x 10^8 m / s. Kita bisa Menata ulang persamaan ini untuk menemukan panjang gelombang yang diberikan l = hc / E. Foton dengan energi 10,2 eV memiliki panjang gelombang 1,21 x 10^-7 m, di bagian spektrum ultraviolet. Jadi ketika sebuah elektron ingin melompat dari n = 1 ke n = 2, ia harus menyerap foton sinar ultraviolet. Ketika sebuah elektron turun dari n = 2 ke n = 1, ia memancarkan foton sinar ultraviolet. Langkah dari tingkat energi kedua ke tingkat ketiga jauh lebih kecil. Hanya membutuhkan energi 1,89 eV untuk lompatan ini. Dibutuhkan lebih sedikit energi untuk melompat dari tingkat energi ketiga ke tingkat keempat, dan bahkan lebih sedikit dari yang keempat sampai kelima. Apa yang akan terjadi jika elektron mendapatkan energi yang cukup untuk membuatnya sampai ke 0 eV? Elektron kemudian akan bebas dari atom hidrogen. Atom akan kehilangan elektron, dan akan menjadi ion hidrogen. Tabel di bawah ini menunjukkan lima tingkat energi pertama dari atom hidrogen. Tingkat energi energi 1 eV 2 eV 3 eV 4 eV 5 eV Anda dapat menggunakan metode ini untuk menemukan panjang gelombang yang dipancarkan oleh elektron yang melompat di antara tingkat energi dalam berbagai unsur. Namun, menemukan tingkat energi yang benar menjadi jauh lebih sulit untuk atom yang lebih besar dengan banyak elektron. Bahkan, tingkat energi helium netral berbeda dari tingkat energi dari helium terionisasi tunggal! Oleh karena itu, kita akan melewatkan bagaimana menghitung semua level energi untuk atom yang berbeda untuk saat ini. Tingkat energi dipublikasikan dalam Buku Pegangan CRC tentang Kimia dan Fisika jika Anda ingin mencarinya. Apa yang Dilakukan Program Komputer Aida?
Jakarta - detikers, di artikel kali ini akan membahas secara singkat mengenai konfigurasi elektron. Mulai dari pengertian hingga aturan dasarnya. Nah, bagi detikers yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai hal tersebut, bisa menyimak pembahasan di bawah ini hingga selesai. Mari simak!Pengertian dari Konfigurasi ElektronKonfigurasi elektron adalah susunan pengisian atau penyebaran elektron-elektron dalam. Di dalam inti atom ada neutron dan proton, serta elektron yang mana bergerak mengelilingi inti dari atom tersebut di level-level energi atau kulit-kulit elektron tertentu. Dengan kata lain, lintasan dari peredaran elektron itu disebut kulit elektron. Kulit K adalah kulit pertama yang paling dekat dengan inti atom. Lalu kulit L adalah kulit yang kedua. Sementara kulit M merupakan kulit ketiga, dan seterusnya secara berurut dengan berdasarkan pada alfabet seperti bagaimana kulit yang menjauhi inti atom. Kulit elektron juga bisa untuk dinyatakan dengan n atau bilangan kuantum utama, dimulai dari 1 yang untuk kulit K dan n yang semakin besar, maka kulit elektron semakin jauh dari inti atom dan energi elektron yang beredar di kulit yang terkait semakin besar. Elektron-elektron nantinya mengisi setiap kulit elektron tersebut di atom yang dimulai dari kulit K yang memang adalah level energi yang paling elektron hanya bisa untuk terisi elektron dengan jumlah tertentu. 2n2 adalah jumlah yang paling banyak atau maksimum elektron bisa terisi di kulit ke n. Tapi, 8 adalah jumlah yang paling banyak atau maksimum elektron di kulit yang paling luar suatu ini mempunyai kaitan dengan distribusi dari elektron-elektron di dalam penyusunan suatu atom. Di dalam penentuannya, ada 4 aturan dasar yang harus dipenuhi konfigurasi. Berikut 4 aturan dasar tersebutAturan-Aturan Dasar Penentuan Konfigurasi Elektron1. Prinsip AufbauPrinsip ini ditemukan oleh seorang fisikawan dari Denmark bernama Niels Bohr. Prinsip Aufbau ini menjelaskan jika setiap elektron nantinya menempati orbital dengan bertahap dari subkulit yang terendah tingkat energinya menuju ke yang lebih dari orbital mempunyai batas elektron yang dapat mengisi. Batas tersebut sepertiOrbitas s isinya 2 elektronOrbitas p isinya 6 elektronOrbitas d isinya 10 elektronOrbitas f isinya 14 elektron2. Aturan HundPertama kali aturan atau kaidah ini dikemukakan seorang ahli kimia dari Jerman, Friedrich Hund. Kaidah ini dipakai di saat mengisi elektron di orbital subkulit. Berdasarkan kaidah ini, pengisian elektron tidak berpasangan jika sebelum orbital-orbital di 1 subkulit telah berisi 1 elektron Larangan PauliWolfgang Pauli pada tahun 1925 mengemukakan jika di dalam suatu sistem, atom ataupun molekul, tidak terdapat dua elektron yang memiliki keempat bilangan kuantum sama. Itu artinya, setiap orbital bisa ditempati maksimum dua elektron saja. Jika terdapat 2 elektron yang memiliki bilangan kuantum sama serta keduanya pun berada atau menempati di orbital sama, maka elektron-elektron tersebut harus mempunyai bilangan spin Aturan Penuh serta Setengah PenuhDi pengisian elektron subkulit d, elektron yang isinya penuh d10d^{10}d10 serta setengah penuh d5 d^5d5 lebih demikianlah pembahasan di artikel ini mengenai konfigurasi elektron. Jika detikers ingin lebih memahami mengenai konfigurasi tersebut, detiker bisa belajar lebih lanjut mengenai struktur atom. Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] erd/erd
Materi kuliah elektronika merupakan ilmu yang digunakan untuk mempelajari bagaimana cara kerja alat listrik arus lemah yang diopersikan dengan cara mengontrol sistem aliran eketron atau sebuah partkel bermuatan listrik yang ada didalam alat elektronik seperti komputer, semi konduktor, termokpel, dan lain sebagainya. Dasar ilmu yang mempelajari alat-alat yang seperti ini merupakan cabar dari materi ilmu fisika, sementara contoh desain serta pembuatan sirkuit elektronikanya merupakan bagian dari teknik komputer, teknik elektro, dan ilmu elektronika serta instrumentasi. Kemudian alat-alat yang menggunakan konsep dasar kerja elektronika ini secara umum disebut sebagai peralatan elektronik electronic devices. Contoh lain peralatan atau piranti elektronik yaitu sebagai berikut Tabung Sinar Katoda Cathode Ray Tube, CRT, Radio, TV, Perekam kaset, Perekam kaset video VCR, Perekam VCD, Perekam DVD, Kamera video, Kamera digital, Komputer pribadi desk-top, Komputer Laptop, PDA komputer saku, Robot, Smart card, dst. Agar dapat memantapkan pemahaman materi pelajaran elektronika, biasanya siswa akan di berikan materi soal. Saya telah merangkum soal latihan elektronika dasar UBSI beserta jawabanya. Harapanya, agar teman-teman dapat mempelajari materi soal latihan ini, untuk ujian yang sebenarnya. 1. Dengan mengubah – ubah derajat doping dari dioda silikon,maka pabrik dapat menghasilkan dioda zener dengan tegangan breakdown sebesar ......... a. 10 V d. 200 V c. 2 - 200V e. 10-20 V Jawaban c 2. Dioda yang bekerjanya lebih baik pada daerah breakdown adalah dioda ......... a. Zener d. LED b. Foto dioda c. Schottky e. Seven segmen Jawaban a 3. Arus maksimum yang berhubungan dengan batas kemampuan daya pada dioda zener adalah ......... a. Izm = Pzm / Vz b. Izm = Vz / Pzm e. Pzm = Izm - Vz c. Izm = Pzm * Vz Jawaban a 4. Tegangan maksimum pada penyearah ½ gelombang dikenal sebagai ......... a. PIV d. V 1/2 max b. Vmax e. Vcc c. VP Jawaban a 5. Suatu alat yang dibuat untuk berfungsi paling baik berdasarkan kepekaan terhadap cahaya adalah ......... a. Zener d. LED b. Foto dioda e. Seven segmen c. Schottky Jawaban b 6. Proton yang terdapat di dalam inti atom pada model atom yang ideal mempunyai muatan ......... a. Negatif b. Neutron c. Positif d. Tidak bermuatan e. Netral Jawaban c 7. Model atom yang ideal pertama kali di ciptakan oleh ......... a. Newton d. J. Watt b. Bohr e. Alva edison c. Einstein Jawaban b 8. Semakin tinggi tingkat level energi sebuah atom maka ......... a. Semakin kecil orbitnya b. Semakin besar orbitnya c. Semakin banyak elektron d. Semakin sedikit electron e. Semakin seimbang electron Jawaban b 9. Fungsi utama Resistor di dalam rangkaian listrik adalah ......... a. Pembatas Daya d. Menyimpan Muatan b. Pembatas Arus Listrik e. Menahan Arus Listrik c. Pembatas tegangan Jawaban b 10. Nama lain untuk kristal tipe-pn adalah ......... a. Junction d. Valensi b. hole e. Dipole c. kristal Jawaban a 11. elektron – elektron yang berada di pita konduksi sering kali disebut dengan ......... a. Electron bebas d. Electron variasi b. Electron valensi e. Elektron konduksi c. Electron isolasi Jawaban a 12. Apabila gerakan elektron valensi kekanan berarti hole sedang bergerak ke ......... a. Ikut kekanan d. Kebelakang b. Kedepan e. Kesamping c. Kekiri Jawaban c 13. Pada dioda junction, Sisi-P mempunyai ......... a. 10 hole d. Banyak proton b. Sedikit hole e. Banyak elektron c. Banyak hole Jawaban c 14. Pada dioda, bila terminal negatif sumber dihubungkan dengan bahan tipe-n, dan terminal positif dengan bahan tipe-p,hubungan ini disebut dengan ......... a. Forward bias. d. Bias semu b. Tanpa bias e. Bias nyata c. Reverse bias Jawaban a 15. Pada 250C, potensial berier kira-kira sama dengan ......... untuk dioda silicon a. 0, 1 V d. 0, 3 V b. 0, 5 V e. 0,6 V c. 0, 7 V Jawaban c 16. Berisikan nama aplikasi dan file yang sedang dibuka, berisikan minimize, maximize dan close. Adalah fungsi dari ......... a. Title bar d. Minimize b. Menu bar e. Maximize c. Tool bar Jawaban a 17. Rangkaian prategangan transistor dimana basisnya dihubungkan diantara 2 buah tahanan seri adalah rangkaian ......... a. Prategangan basis b. Prategangan pembagi tegangan c. Prategangan emiter d. Prategangan umpan-balik kolektor e. Prategangan basis-emitor Jawaban b 18. Merupakan ikon untuk menghubungkan komponen ......... a. Arrow Tool d. Wire Tool b. Menu bar e. Maximize c. Tool bar Jawaban d 19. Berisikan perintah-perintah yang terdapat pada circuit maker. Adalah fungsi dari ......... a. Title bar d. Minimize b. Menu bar e. Maximize c. Tool bar Jawaban b 20. Ikon yang mempunyai fungsi yang sama dengan ikon Part adalah ......... a. Arrow Tool d. Text Tool b. Zoom Tool e. Minimize c. Parts Jawaban c 21. Merupakan ikon yang berfungsi untuk memilih komponen dalam part browser ......... a. Arrow Tool d. Wire Tool b. Parts e. Mini mize c. Tool bar Jawaban a 22. Berfungsi untuk membatasi arus yang masuk ke daerah basis ......... a. Tahanan kolektor d. Tahanan Resistor b. Tegangan basis-emiter e. Tegangan kolektor c. Tahanan basis Jawaban c 23. Untuk operasi sinyal kecil, lokasi titik Q biasanya ......... a. Kritis d. Ditengah garis beban DC b. Tidak kritis e. Dipinggir garis beban AC c. Ditengah garis beban AC Jawaban b 24. Pada operasi kelas C, titik Q berada pada ......... a. Cut off d. Setimbang b. Saturasi e. Emiter c. Basis Jawaban a 25. Pada rangkaian pushpull, Satu transistor mengalami setengah siklus sementara yang lainnya ......... a. Off d. Sembarang b. On e. Bebas c. Optional Jawaban a 26. Penguat audio beroperasi pada ......... a. 0 sampai 20 Hz d. 20 sampai 2000kHz b. 20 Hz sampai 20 kHz e. > 200 kHz c. 20 sampai 200kHz Jawaban b terjadi kesalahan penempatan probe pada saat mengukur tegangan DC pada multimeter Analog maka jarum penunjuk akan bergerak ke ......... ? a. kanan d. tidak bergerak b. kiri e. bergerak ke kanan c. diam Jawaban b mengukur sebuah batere 1,5 volt maka pada avometer analog petunjuk pengatur harus diletakan pada posisi ? ......... a. vac d. off b. vdc e. on c. ohm Jawaban b 39. Berapa nilai resistor dengan kode warna kuning, abu-abu, merah dan perak ? ......... a. 57 K? d. 4,8 K? b. K? K? K? Jawaban d 30. Dalam pengukuran resistor dengan avometer bila jarum menunjuk ke angka 0, maka kondisi resistor adalah ? ......... a. baik b. rusak c. short d. kelebihan beban e. kelebihan short Jawaban b kotak dapat diuraikan dengan hal-hal di bawah ini, KECUALI ......... a. perioda d. fungsi b. frekuensi e. Vpp c. amplitudo Jawaban b kesalahan limiting errors pada suatu resistor 500 ? ? 10 % adalah ? ......... a. 450 ? - 550 ? d. 550 ? - 650 ? b. 500 ? - 600 ? e. 500 ? - 600 ? c. 400 ? - 500 ? Jawaban a dua buah gelombang sinus mempunyai frekuensi yang sama dan terjadi pada saat yang sama maka gelombang tersebut di sebut .......... a. Berbeda fasa d. Gelombang searah b. Se-fasa e. Amplitudo c. Gelombang bolak-balik Jawaban b duty cycle sebuah pulsa sama dengan 50 %, maka antara high-time dan low-time adalah ......... a. high-time low-time e. high-time c. high-time = low-time Jawaban b yang berbentuk fungsi sinus seperti yang digunakan dalam trigonometri adalah ......... a. teganganAC d. tegangan accu b. pulsa e. tegangan kotak c. tegangan DC Jawaban d yang berfungsi merubah tegangan listrik menjadi panas adalah ......... a. lamp d. Aki b. motor e. heater c. loudspeaker Jawaban a 37. Dalam pemakaian CRO, sumbu X masukan horizontal adalah tegangan tanjak yang secara periodik menggerakkan bintik cahaya dari ......... a. kiri-kanan d. bawah-atas b. kanan-kiri e. bawah-bawah c. atas-bawah Jawaban a 38. Berikut ini adalah komponen utama dari CRT untuk pemakaian umum, KECUALI ......... a. Electron gun d. Tabung gelas dan dasar tabung b. Layar fluoresensi e. Tombol fokus c. AFG Jawaban d mengatur ketajaman gambar gelombang digunakan saklar ......... a. Fokus d. Time/div b. Inten e. Volt/div c. Power Jawaban a Vpp sama dengan ......... a. 1 kali Vp d. 4 ½ kali Vp b. ½ kali Vp e. 4 kali Vp c. 2 kali Vp Jawaban c 41. Storage CRO adalah ......... a. CRO dengan jejak rangkap dua d. CRO cuplik b. CRO berkas rangkap e. CRO samar c. CRO penyimpanan Jawaban a 42. Dalam gambar periode sinyal output adalah ......... a. 1 periode sinyal input b. ½ periode sinyal input c. 2 periode sinyal input d. ¼ periode sinyal input e. 1¼ periode sinyal input Jawaban a inverse puncak mewakili tegangan maksimum yang harus ditahan dioda selama bagian ......... dari siklus a. forward d. Tegangan maju b. minimum e. reverse c. maximum Jawaban c 44. Tegangan Inverse Puncak pada gambar adalah ......... a. PIV = 2 VM d. PIV = VM / 2 b. PIV = VM e. PIV = VM2 c. 2 PIV = VM Jawaban a 45. Pada gambar diatas, Selama siklus positif tegangan sekunder , dioda yang di bias forward adalah ......... a. Dioda D2 dan D3 d. Dioda D1 dan D3 b. Dioda D2 dan D4 e. Dioda D2 dan D1 c. Dioda D1 dan D4 Jawaban a 46. Jika memperbanyak Elektron maka ......... a. Vbe semakin kecil d. Vce = 0 b. Vbe semakin besar e. Vbe=Ib c. Ib = 0 Jawaban b 47. Lapisan pengosongan disebut juga ......... a. Breakdown d. Depletion layer b. Saturation e. Elektron c. Hole Jawaban d 48. Dari gambar soal besarnya VCE adalah ......... a. 93 V d. 19,17 V b. 15,4 V e. 4,6 V c. 19,07 V Jawaban b 49. Sebuah transistor mempunyai ? DC sebesar 100. Jika arus basis 9,3 uA, berapa besarnya arus colector ......... a. 0,93 mA c. 930 mA b. 3,71 mA d. 371 mA e. 370 mA Jawaban a 50. Dari gambar, besarnya VCE ......... a. 13,3 V b. 10 V c. 9,3 V d. 30 V V Jawaban a 51. Dari gambar, besarnya IE ......... a. 10 mA b. 9,3 mA c. 2, 94 mA d. 2 mA e. 3 mA Jawaban d 52. Dari gambar rangkaian besar arus emiter Ie ......... a. 3,33 mA d. 9,5 mA b. 1,86 mA e. 4,56 mA c. 9,3 mA Jawaban b 53. Besarnya IC sat pada gambar adalah ......... a. 2, 4 mA b. 6 mA c. 9,3 mA d. 1,8 mA mA Jawaban a 54. Diketahui PD = jika suatu transistor 2N3904 mempunyai VCE = 25 V, dan IC = 5 mA, maka besarnya disipasi daya dari transistor tersebut adalah ......... a. 5 A d. 50 A b. 5 mA e. 125 A c. 0,125 A Jawaban c 55. Berapa besarnya arus kolektor, jika ? DC sebesar 200 dan arus basis 0,5 mA? a. 300 mA d. 150 mA b. 200 mA e. 100 mA c. 150 mA Jawaban e 56. Berapa besarnya arus kolektor, jika ? DC sebesar 200 dan arus basis 0,5 mA? a. 100 mA b. 200 mA c. 150 mA d. 300 mA e. 400 mA Jawaban a 57. Perhatikanlah soal berikut ini Diketahui sebuah rangkaian bias pembagi tegangan, Dengan R1 = 6 K?, R2 = 2 K?, Rc =1,5 K?, Re = 200 ? dan VCC = 30 Volt. Berapa besarnya arus kolektor ......... a. 0,034 mA b. 0,34 mA c. 34 mA d. 34 A e. 35 A Jawaban c 58. Garis yang menyatakan semua titik operasi yang mungkin ......... a. Garis singgung b. Garis beban AC c. Garis beban DC d. Garis Horizontal e. Garis Vertikal Jawaban e 60. Rangkaian berikut merupakan salah satu bentuk common transistor yaitu ......... a. CC b. CE c. CB d. CA d. AA Jawaban b 61. Dioda zener dapat beroperasi di daerah breakdown tanpa mengalami kerusakan selama ......... a. Pz > batas kemampuan daya b. Pz = batas kemampuan daya c. Pz < batas kemampuan daya d. Pz - batas kemampuan daya e. Daerah saturasi Jawaban c Demikianlah ulasan soal latihan elektronika dasar UBSI dan jawabanya, semoga dapat menambah wawasan serta bermanfaat bagi kamu yang sedang mempelajari materi elektronika.
Kembang api adalah cara yang bagus untuk merayakan peristiwa bahagia. Apakah Anda tahu apa yang menyebabkan cahaya kembang api berwarna brilian? Cahaya berasal dari semburan energi yang dilepaskan oleh atom dalam kembang api. Apa yang Anda pikirkan penyebab semburan cahaya ini? Jawabannya ada hubungannya dengan tingkat energi atom. Apa itu Tingkat Energi? Tingkat energi juga disebut kulit elektron yang memiliki jarak tetap dari inti atom yang dapat menemukan elektron. Elektron adalah partikel kecil, bermuatan negatif dalam atom yang bergerak di sekitar inti positif di pusat. Tingkat energi yang sedikit seperti anak tangga dari tangga. Anda dapat berdiri di atas satu anak tangga atau yang lain tetapi tidak di antara anak-anak tangga. Hal yang sama berlaku untuk elektron. Mereka dapat menempati satu tingkat energi atau yang lain tetapi tidak berada di ruang antara tingkat energi. Model pada Gambar di bawah ini menunjukkan empat tingkat energi pertama dari sebuah atom. Elektron pada tingkat energi I juga disebut tingkat energi K memiliki paling sedikit energi. Ketika Anda pergi menjauh dari inti, elektron pada tingkat yang lebih tinggi memiliki lebih banyak energi, dan meningkatkan energi mereka dengan tetap, dalam jumlah diskrit. Elektron bisa melompat dari tingkat energi rendah ke yang lebih tinggi berikutnya jika mereka menyerap sejumlah energi ini. Sebaliknya, jika elektron melompat dari tingkat energi tinggi ke yang lebih rendah, mereka mengeluarkan energi, sering dalam bentuk cahaya. Hal ini menjelaskan kembang api yang digambarkan di atas. Ketika kembang api meledak, elektron mendapatkan energi dan melompat ke tingkat energi yang lebih tinggi. Ketika mereka melompat kembali ke tingkat energi asli mereka, mereka melepaskan energi sebagai cahaya. Atom yang berbeda memiliki pengaturan elektron yang berbeda, sehingga mereka mengeluarkan warna cahaya yang berbeda. Anda dapat melihat animasi elektron melompat dari satu tingkat energi yang lain di URL ini tingkat energi atom Q Dalam model atom Gambar di atas, dimana Anda akan menemukan elektron yang memiliki energi paling tinggi? A Elektron dengan energi yang paling tinggi akan ditemukan di tingkat energi IV. Tingkat energi dan Orbital Atom terkecil adalah atom hidrogen. Mereka memiliki hanya satu elektron yang mengorbit inti. Dengan satu elektron di tingkat energi pertama. Atom yang lebih besar memiliki lebih banyak elektron. Elektron selalu ditambahkan ke tingkat energi terendah pertama sampai memiliki jumlah maksimum elektron yang mungkin. Kemudian elektron ditambahkan ke tingkat energi yang lebih tinggi berikutnya sampai tingkat tersebut penuh, dan seterusnya. Berapa banyak elektron yang dapat diberikan pada satu tingkat energi? Angka maksimum elektron yang mungkin untuk empat tingkat energi pertama ditunjukkan dalam Gambar di atas. Sebagai contoh, tingkat energi I bisa menampung maksimal dua elektron, dan tingkat energi II dapat menampung maksimal delapan elektron. Jumlah maksimum tergantung pada jumlah orbital pada tingkat energi tertentu. Orbital adalah volume ruang dalam sebuah atom di mana elektron paling mungkin ditemukan. Seperti yang Anda lihat dengan gambar di bawah ini Gambar, beberapa orbital memiliki bentuk seperti bola orbital S dan ada pula yang berbentuk seperti lonceng orbital P. Ada jenis lain dari orbital juga. Terlepas dari bentuknya, masing-masing orbital dapat menampung maksimal dua elektron. Tingkat energi I hanya memiliki satu orbital, sehingga dua elektron akan mengisi tingkat energi ini. Tingkat energi II memiliki empat orbital, sehingga dibutuhkan delapan elektron untuk mengisi tingkat energi ini. Animasi di bawah ini menunjukkan elektron dalam dua tingkat energi pertama untuk sebuah atom lithium, yang memiliki total tiga elektron. orbital atom Q Tingkat Energi III dapat menahan maksimal 18 elektron. Berapa banyak orbital yang dimiliki tingkat energi ini? A Pada dua elektron per orbital, tingkat energi ini harus memiliki sembilan orbital. Tingkat terluar Elektron pada tingkat energi terluar dari sebuah atom memiliki makna khusus. Elektron ini disebut elektron valensi, dan mereka menentukan banyak sifat-sifat atom. Sebuah atom yang paling stabil jika tingkat energi terluar mengandung banyak elektron karena dapat terus besama-sama. Misalnya, helium memiliki dua elektron, keduanya berada di tingkat energi pertama. Tingkat energi ini bisa menampung hanya dua elektron, sehingga hanya tingkat energi I dari helium yang sudah penuh. Hal ini membuat helium unsur yang sangat stabil. Dengan kata lain, atom yang tidak mungkin untuk bereaksi dengan atom lain. Coba perhatikan unsur-unsur fluor dan lithium, dimodelkan pada Gambar di bawah. Fluor memiliki tujuh dari delapan kemungkinan elektron di tingkat energi terluar, yang merupakan tingkat energi II. Akan lebih stabil jika memiliki satu elektron lebih karena ini akan mengisi tingkat energi paling luar. Lithium, di sisi lain, hanya memiliki satu dari delapan kemungkinan elektron di tingkat energi terluar juga energi tingkat II. Akan lebih stabil jika itu kurang satu elektron karena akan memiliki tingkat energi penuh terluar sekarang energi tingkat I. Baik fluor dan lithium merupakan unsur yang sangat reaktif karena jumlah elektron valensi mereka. Fluor akan mudah mendapatkan satu elektron dan lithium akan semudah menyerah satu elektron menjadi lebih stabil. Bahkan, lithium dan fluorin akan bereaksi sama seperti yang ditunjukkan pada Gambar di bawah. Ketika dua unsur ini bereaksi, lithium transfer yang satu elektron “ekstra” ke fluor. Q Sebuah atom neon memiliki sepuluh elektron. Berapa banyak elektron yang dimiliki pada tingkat energi terluar? Bagaimana stabilitas atom neon menurut Anda? A Sebuah atom neon memiliki dua elektron di tingkat energi I dan yang lainnya delapan elektron di tingkat energi II, yang dapat menampung hanya delapan elektron. Ini berarti bahwa adalah tingkat energi terluar penuh. Oleh karena itu, atom neon sangat stabil. Ringkasan Tingkat energi juga disebut kulit elektron yang jarak tetap dari inti atom adalah lokasi dimana elektron dapat ditemukan. Ketika Anda masuk lebih jauh dari inti, elektron pada tingkat energi yang lebih tinggi memiliki lebih banyak energi. Elektron selalu ditambahkan ke tingkat energi terendah pertama sampai memiliki jumlah maksimum elektron mungkin, dan kemudian elektron ditambahkan ke tingkat energi yang lebih tinggi berikutnya sampai tingkat tersebut penuh, dan seterusnya. Jumlah maksimum elektron pada tingkat energi yang diberikan tergantung pada jumlah orbital. Ada paling banyak dua elektron per orbital. Elektron pada tingkat energi terluar dari atom disebut elektron valensi. Mereka menentukan banyak sifat-sifat atom, termasuk bagaimana tingkat kereaktifan mereka.
Soal UTS dan UAS Elektronika Dasar BSI Soal UTS Elektronika Eldas Dasar BSI 01. Model atom yang ideal pertama kali di ciptakan oleh a. Newton d. J. Watt b. Bohr e. Alva edison c. Einstein 02. Proton yang terdapat di dalam inti atom pada model atom yang ideal mempunyai muatan a. Negatif d. Tidak bermuatan b. Neutron e. Netral c. Positif 03. Fungsi utama Resistor di dalam rangkaian listrik adalah a. Pembatas Daya d. Menyimpan Muatan b. Pembatas Arus Listrik e. Menahan Arus Listrik c. Pembatas tegangan 04. Semakin tinggi tingkat level energi sebuah atom maka a. Semakin kecil orbitnya b. Semakin besar orbitnya c. Semakin banyak elektron d. Semakin sedikit electron e. Semakin seimbang electron 05. Elektron – elektron yang berada di pita konduksi sering kali disebut dengan a. Electron bebas d. Electron variasi b. Electron valensi e. Elektron konduksi c. Electron isolasi 06. Nama lain untuk kristal tipe-pn adalah a. Junction d. Valensi b. hole e. Dipole c. kristal 07. Pada dioda junction, Sisi-P mempunyai a. 10 hole d. Banyak proton b. Sedikit hole e. Banyak elektron c. Banyak hole 08. Apabila gerakan elektron valensi kekanan berarti hole sedang bergerak ke ….. a. Ikut kekanan d. Kebelakang b. Kedepan e. Kesamping c. Kekiri 09. Pada 250C, potensial berier kira-kira sama dengan …… untuk dioda silicon a. 0, 1 V d. 0, 3 V b. 0, 5 V e. 0,6 V c. 0, 7 V 10. Pada dioda, bila terminal negatif sumber dihubungkan dengan bahan tipe-n,dan terminal positif dengan bahan tipe-p,hubungan ini disebut dengan a. Forward bias. d. Bias semu b. Tanpa bias e. Bias nyata c. Reverse bias 11. Dioda yang bekerjanya lebih baik pada daerah breakdown adalah dioda a. Zener d. LED b. Foto dioda e. Seven segmen c. Schottky 12. Dengan mengubah – ubah derajat doping dari dioda silikon,maka pabrik dapat menghasilkan dioda zener dengan tegangan breakdown sebesar a. 10 V d. 200 V e. 10-20 V c. 2 - 200V 13. Dioda zener dapat beroperasi di daerah breakdown tanpa mengalami kerusakan selama a. Pz > batas kemampuan daya b. Pz = batas kemampuan daya c. Pz 200 kHz c. 20 sampai 200kHz 16. Untuk mengukur sebuah batere 1,5 volt maka pada avometer analog petunjuk pengatur harus diletakan pada posisi ? a. vac d. off b. vdc e. on c. ohm 17. Jika terjadi kesalahan penempatan probe pada saat mengukur tegangan DC pada multimeter Analog maka jarum penunjuk akan bergerak ke…… ? a. kanan d. tidak bergerak b. kiri ke kanan c. diam 18. Dalam pengukuran resistor dengan avometer bila jarum menunjuk ke angka 0, maka kondisi resistor adalah ? a. baik d. kelebihan beban b. rusak e. kelebihan short c. short 19. Berapa nilai resistor dengan kode warna kuning, abu-abu, merah dan perak ? a. 57 K? d. 4,8 K? b. K? K? K? 20. Batas kesalahan limiting errors pada suatu resistor 500 ? ? 10 % adalah ? a. 450 ? - 550 ? d. 550 ? - 650 ? b. 500 ? - 600 ? e. 500 ? - 600 ? c. 400 ? - 500 ? Itulah soal UTS dan UAS Elektronika Dasar Eldas BSI. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk dibagikan. Terimakasih
semakin tinggi tingkat level energi sebuah atom maka